33 RAHASIA AYAH YANG HARUS KITA KETAHUI

OK karna ini hari ibu maka saya akan membahas tentang ayah
*plak*
Apa hubungannya? Ada dong, supaya di hari ibu juga kita tidak
melupakan sosok seorang ayah..
Bismillahir-Rah maanir-Rahim
Mungkin bagi beberapa anak lupa akan jasa jasa seorang ayah
bahkan mengabaikannya Inilah beberapa rahasia seorang ayah
1. Ayah ingin anak-anaknya punya lebih banyak kesempatan daripada
dirinya, menghadapi lebih sedikit kesulitan, lebih tidak tergantung
pada siapapun, dan selalu membutuhkan kehadirannya.
2. Ayah membiarkan kamu menang dalam permainan ketika kamu
masih kecil, tapi dia tidak ingin kamu membiarkannya menang ketika
kamu sudah besar.
3. Ayah tidak ada di album foto keluarga, karena dia yang selalu
memotret.
4. Ayah selalu sedikit sedih ketika melihat anak-anaknya pergi
bermain dengan teman-teman mereka. Kkarena dia sadar itu adalah
akhir masa kecil mereka.
5. Ayah mulai merencanakan hidupmu ketika tahu bahwa ibumu
hamil (mengandungmu), tapi begitu kamu lahir, ia mulai membuat
revisi.
6. Ayah membantu membuat impianmu jadi kenyataan bahkan
diapun bisa meyakinkanmu untuk melakukan hal-hal yang mustahil,
seperti berenang di air setelah ia melepaskannya.
7. Ayah mungkin tidak tahu jawaban segala sesuatu, tapi ia
membantu kamu mencarinya.
8. Ayah mungkin tampak galak di matamu, tetapi di mata teman-
temanmu dia tampak baik dan menyayangi.
9. Ayah lambat mendapat teman, tapi dia bersahabat seumur hidup.
10. Ayah benar-benar senang membantu seseorang, tapi ia sukar
meminta bantuan.
11. Ayah di dapur. Membuat dan memasak seperti penjelajahan
ilmiah. Dia punya rumus-rumus dan formula racikannya sendiri, dan
hanya dia sendiri yang mengerti bagaimana menyelesaikan
persamaan-persamaan rumit itu. Dan hasilnya?… .mmmmhhh…”tidak
terlalu mengecewakan” ^_~
12. Ayah paling tahu bagaimana mendorong ayunan cukup tinggi
untuk membuatmu senang tapi tidak takut.
13. Ayah akan sangat senang membelikanmu makanan selepas ia
pulang kerja, walaupun dia tak dapat sedikitpun bagian dari makanan
itu.
14. Ayah selalu berdoa agar kita menjadi orang yang sukses di dunia
dan akhirat, walaupun kita jarang bahkan jarang sekali
mendoakannya.
15. Ayah akan memberimu tempat duduk terbaik dengan
mengangkatmu dibahunya, ketika pawai lewat.
16. Ayah tidak akan memanjakanmu ketika kamu sakit, tapi ia tidak
akan tidur semalaman. Siapa tahu kamu membutuhkannya.
17. Ayah percaya orang harus tepat waktu. Karena itu dia selalu lebih
awal menunggumu.
18. Ia akan melupakan apa yang ia inginkan, agar bisa memberikan
apa yang kamu butuhkan.
19. Ia menghentikan apa saja yang sedang dikerjakannya, kalau kamu
ingin bicara.
20. Ia selalu berfikir dan bekerja keras untuk membayar uang
sekolahmu tiap semester, meskipun kamu tidak pernah
memikirkannya, bagaimana ia mendapatkannya.
21. Ayah mengangkat beban berat dari bahumu dengan
merengkuhkan tangannya disekeliling beban itu.
22. Ayah akan berkata, “tanyakan saja pada ibumu,” ketika ia ingin
berkata, “tidak”.
23. Ayah tidak pernah marah, tetapi mukanya akan sangat merah
padam ketika anak gadisnya menginap di rumah teman tanpa izin.
24. Dan diapun hampir tidak pernah marah, kecuali ketika anak
lelakinya kepergok menghisap rokok dikamar mandi.
25. Ayah mengatakan, tidak apa-apa mengambil sedikit resiko asal
kamu sanggup kehilangan apa yang kamu harapkan.
26. Pujian terbaik bagi seorang ayah adalah ketika dia melihatmu
melakukan sesuatu hal yang baik persis seperti caranya.
27. Ayah lebih bangga pada prestasimu, daripada prestasinya sendiri.
28. Ayah hanya akan menyalamimu ketika pertama kali kamu pergi
merantau meningalkan rumah, karena kalau dia sampai memeluk
mungkin ia tidak akan pernah bisa melepaskannya.
29. Ayah tidak suka meneteskan air mata. Ketika kamu lahir dan dia
mendengar kamu menangis untuk pertama kalinya, dia sangat senang
sampai-sampai keluar air dari matanya (ssst..tapi sekali lagi ini
bukan menangis).
30. Ketika kamu masih kecil, ia bisa memelukmu untuk mengusir rasa
takutmu…ketika kau mimpi akan dibunuh monster…
31. Tapi, ternyata dia bisa menangis dan tidak bisa tidur sepanjang
malam, ketika anak gadis kesayangannya di rantau tak memberi
kabar selama hampir satu bulan.
32. Ayah pernah berkata, “kalau kau ingin mendapatkan pedang yang
tajam dan berkualitas tinggi, janganlah mencarinya dipasar apalagi
tukang loak, tapi datang dan pesanlah langsung dari pandai besinya.
Begitupun dengan cinta dan teman dalam hidupmu, jika kau ingin
mendapatkan cinta sejatimu kelak, maka minta dan pesanlah pada
yang menciptakannya”
33. Untuk masa depan anak lelakinya ayah berpesan, “jadilah lebih
kuat dan tegar daripadaku, pilihlah ibu untuk anak-anakmu kelak
wanita yang lebih baik dari ibumu, berikan yang lebih baik untuk
menantu dan cucu-cucuku, daripada apa yang yang telah ku beri
padamu”.
RENUNGAN:
BERSYUKURLAH KALIAN YANG MASIH MEMILIKI AYAH, BAYANGKAN
JIKA MEREKA SUDAH TIDAK ADA COBALAH JANGAN MENJADI ANAK
YANG NAKAL DAN SUSAH DIATUR..BUATLAH AYAH DAN IBU KALIAN
BANGGA..ADA YANG INGIN KAMU KATAKAN SAMA AYAH KAMU
SEKARANG ?
Wallahu a’lam bish-shawab

Diagram Djati

Tinggalkan komentar

Baca ini masihkah kalian Sombong

… Hadiah Terakhir Dari Sang Ayah ‘Kisah Sedih Mengharukan …
Bismillahir-Rahmaanir-Rahim …
Di sebuah perumahan terkenal di jakarta tinggalah seorang gadis
bersama sang ayah, sang ibu telah lama mendahuluinya pergi sejak ia
masih kecil. Seorang gadis yg akan di wisuda, sebentar lagi dia akan
menjadi seorang sarjana, akhir jerih payahnya selama beberapa tahun
di bangku pendidikan.
Beberapa bulan yang lalu dia melewati sebuah showroom, dan saat
itu dia jatuh cinta kepada sebuah mobil sport, keluaran terbaru dari
Ford. Selama beberapa bulan dia selalu membayangkan, nanti pada
saat wisuda ayahnya pasti akan membelikan mobil itu kepadanya. Dia
yakin, karena dia anak satu-satunya dan ayahnya sangat sayang
padanya, sehingga dia sangat yakin nanti dia pasti akan
mendapatkan mobil itu.
Diapun ber’angan-angan mengendarai mobil itu, bersenang-senang
dengan teman-temannya. Bahkan semua mimpinya itu dia ceritakan
ke teman-temannya, Saatnya pun tiba, siang itu, setelah wisuda, dia
melangkah pasti ke ayahnya.
Sang ayah tersenyum, dan dengan berlinang air mata karena terharu
dia mengungkapkan betapa dia bangga akan putrinya, dan betapa dia
mencintai anak itu. Lalu dia pun mengeluarkan sebuah bingkisan,…
bukan sebuah kunci!
Dengan hati yang hancur sang anak menerima bingkisan itu, dan
dengan sangat kecewa dia membukanya. Dan dibalik kertas kado itu
ia menemukan sebuah Jaket kulit Terkenal, di belakangnya terukir
indah namanya dengan sutra emas.
Gadis itu menjadi marah, dengan suara yang meninggi dia berteriak,
“Yaahh… Ayah memang sangat mencintai saya, dengan semua uang
ayah, ayah belikan jaket ini untukku?” Lalu dia membuang Jaket itu
dan lari meninggalkan ayahnya. Ayahnya tidak bisa berkata apa-apa,
hatinya hancur, dia hanya berdiri mematung, tak tahu apa yg harus di
lakukannya..
Tahun demi tahun berlalu
sang gadis telah menjadi seorang yang sukses. Dengan bermodalkan
otaknya yang cemerlang dia berhasil menjadi seorang wanita karir.
Dia mempunyai rumah yang besar dan mewah, dan dikelilingi suami
yang tampan dan anak yang cerdas.
Sementara itu ayahnya semakin tua dan tinggal sendiri. Sejak hari
wisuda itu, anaknya pergi meninggalkan dia dan tak pernah
menghubungi dia. Dia berharap suatu saat dapat bertemu anaknya
itu, hanya untuk meyakinkan dia betapa sayangnya pada anak itu.
Sang anak pun kadang rindu dan ingin bertemu dengan sang ayah,
tapi mengingat apa yang terjadi pada hari wisudanya, dia menjadi
sakit hati dan sangat mendendam.
Sampai suatu hari datang sebuah telegram dari kantor kejaksaan
yang memberitakan bahwa ayahnya telah meninggal, dan sebelum
ayahnya meninggal, dia mewariskan semua hartanya kepada anak
satu-satunya itu. Sang anak disuruh menghadap Jaksa wilayah dan
bersama-sama ke rumah ayahnya untuk mengurus semua harta
peninggalannya. Saat melangkah masuk kerumah itu, mendadak
hatinya menjadi sangat sedih, mengingat semua kenangan semasa
dia tinggal disitu. Dia merasa sangat menyesal telah bersikap buruk
terhadap ayahnya.
Dengan bayangan-bayangan masa lalu yang menari-nari di matanya,
dia menelusuri semua barang di rumah itu. Dan ketika dia membuka
lemari pakaian ayahnya, dia menemukan Jaket itu, masih terbungkus
dengan kertas kado yang sama beberapa tahun yang lalu.
Sesuatu jatuh dari bagian kantong Jaket itu. Dia memungutnya..
sebuah kunci mobil! Di gantungan kunci mobil itu tercetak nama
dealer, sama dengan dealer mobil sport yang dulu dia idamkan! Dia
merogoh kantong sebelahnya dan menemukan sesuatu,, di situ
terselip STNK dan surat-surat lainnya, namanya tercetak di situ. Dan
sebuah kwitansi pembelian mobil, tanggalnya tepat sehari sebelum
hari wisuda itu.
Dia berlari menuju garasi, dan di sana dia menemukan sebuah mobil
yang berlapiskan debu selama bertahun-tahun, meskipun mobil itu
sudah sangat kotor karena tidak disentuh bertahun-tahun, dia masih
mengenal jelas mobil itu, mobil sport yang dia dambakan bertahun-
tahun lalu. Dengan buru-buru dia menghapus debu pada jendela
mobil dan melongok kedalam. Bagian dalam mobil itu masih baru,
plastik membungkus jok mobil dan setirnya, di atas dashboardnya
ada sebuah foto, foto ayahnya, sedang tersenyum bangga
Mendadak dia menjadi lemas, lalu terduduk disamping mobil itu, ia
menangis. air matanya tidak terhentikan, mengalir terus mengiringi
rasa menyesalnya yang takan mungkin bisa terobati…

Diagram Djati

Tinggalkan komentar