The Upstair – Sekelebat Menghilang

Maafkan barang sejenak
Tak kau lihatkah tadi gerangan
Hentikan tolong sejenak
Ceritamu kawan konsenku hilang
Dia yang berjalan tenang
Matahari anggun terpa keningnya
Tak pernah aku melihat
Dia melewati jalan setapak
Nampaknya ku telah tertawan
Dan terkesima
Sekejap buyar peta otakku
Menancap tegas citra terbaru
Bukanku kawan yang nista
Nampaknya dia di utus oleh Tuhan
Diterik mentari siang
Datang khusus untuk kawanmu beta
Ceritamu sungguh brilian
Ku kan datang lagi tuk melanjutkan
Ijinkan aku mengejar
Derap kakinya hanya sebentar
Lalu ku seberangi
Jalan yang sibuk ini
Penuh rencana dalam otakku
Sibuk kuredam degub dijantung
Memilah kata-kata tersantun
Lalu kuhentikan langkahku
Yang tlah menghilang

Posted from WordPress for Android

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: