Karakter Wanita?? Macem-macem tipe brur..

Cuek

>. Ciri-ciri : Nggak pedulian, apalagi sama cowok yang lagi pedekate.
>. Efeknya : Banyak cowok yang menganggap cewek cuek itu ‘tantangan’. Si cuek juga kadang berpikir bahwa sikap seperti ini menunjukkan keberanian. Tapi kalau terlalu cuek, kesannya malah nggak peka banget, ya? Jangankan cowok, teman cewek saja sering ‘gatal’ untuk menasehati.
>. Triknya : Lebih perhatian lagi, dong. Bagian kita yang suka dan cowoknya cuek, nggak enak banget, lho! Jangan ‘underestimate’ dulu, siapa tahu dari cowok -cowok itu ada yang baik banget dan memang pas jadi cowokmu…

Asal

>. Ciri-ciri : Semaunya, seringkali nggak ‘care’ sama urusan tata tertib atau kesopanan, malah kadang suka rada jorok, aw!
>. Efeknya : Cowok juga jadi malas dekat-dekat karena takut sakit hati atau ‘capek’ hati. Mereka bakal mikir berkali-kali untuk suka sama cewek yang ‘asal’. Buat mereka, cewek seperti ini nih, a no no girl!

>. Triknya : Mau nggak mau memang mesti lebih santun. Ingat lho, cewek itu tetap dianggap makhluk yang halus dan punya ‘manner’. Nggak perlu jadi jaim, tapi yang penting lebih memperhatikan penampilan, jaga omongan dan juga sikap.

Jutek

>. Ciri-ciri : Susah senyum, galak, senang ‘mendamprat’, ‘moody’, susah diajak kompromi.
>. Efeknya : Dijauhi teman (apalagi cowok) karena bibir kita lebih sering ‘manyum’ daripada senyum. Belum lagi dapat cap macam-macam yang bisa bikin kuping jadi panas!
>. Triknya : Bersikap ramah itu nggak ada ruginya, lho. Malah dijamin, pasti mulai banyak cowok yang mau dekat-dekat sama kita. Awalnya mungkin susah banget. Tapi tiap mau ngambek, coba deh tarik napas dan hitung mundur… ya.. begitu, bisa kan?

Standar Ketinggian

>. Ciri-ciri : Pemilih banget! Pasti adaaaa saja yang salah dari cowok-cowok yang ngedeketin. Pokoknya, nggak ada yang bikin dia senang dengan si A atau si B. Nggak pernah ada yang oke.
>. Efeknya : Jadi susah menentukan pilihan. Karena tiap cowok yang datang mendekat, nggak ada yang masuk ‘kriteria’. Helooo…pernah dengar pepatah “Nobody’s perfect?” Hati-hati, menuntut terlalu banyak bisa bikin mereka juga menuntut kita sempurna, lho…
>. Triknya : Belajar untuk menerima seseorang apa adanya jika dia ternyata memang cocok sama kita. Memilih yang terbaik buat jadi cowok memang harus, tapi standarnya juga jangan ketinggian, dong. Cuma sedikit orang yang bisa masuk kriteria ‘perfect’ versi kita, bahkan mungkin nggak ada sama sekali!

Egois

>. Ciri-ciri : Pembicara yang hebat, tapi pendengar yang buruk. Malas berbagi apapun dengan orang lain, termasuk bagi-bagi kepintaran. Wah, memangnya bisa, ya, hidup sendiri tanpa orang lain?

>. Efeknya : Jadi sulit bergaul. Artinya, kesempatan untuk mengenal cowok juga jadi lebih sulit. Jangankan cowok, teman cewek saja banyak yang malas memahami atau bahkan memaklumi orang yang mentingin diri sendiri.
>. Triknya : ‘Take and give’, jangan mau nerimaaa terus, dong. Itu nggak seimbang namanya! Bergaul deh lebih sering, nggak hanya bikin kita makin peka, tapi juga menambah wawasan. Kalau sudah begini, cowok mana yang nggak bakal tertarik?

‘Only You’

>. Ciri-ciri : Sulit ngelupain mantan pacar atau masih penasaran pengen jadian sama cowok yang jelas-jelas nggak tertarik sama kita.
>. Efeknya : Jadi sulit berpikir objektif karena semua cowok memang bukan ‘doi’. Cowok-cowok lain cuma dipandang sebelah mata. Padahal, siapa tahu sebenarnya ada cowok yang sudah ‘tepat’ tapi dengan sengaja malah dicuekin. Hati dan pikiran kita seakan-akan dihantui terus oleh sosok doi yang menurut kita ‘sempurna’ itu…
>. Triknya : ‘Come on, give another boy a chance!’
Jangan buang waktu percuma untuk cowok yang jelas-jelas nggak mengharapkan kita jadi pacarnya. Cowok keren nggak cuma doi, kok. Ayo buka mata, buka hati… Siapa tahu malah dapat yang lebih baik lagi!

Super Sibuk

>. Ciri-ciri : Pulang sekolah langsung les ini itu, hari libur wajib ngumpul bareng teman-teman segeng, belum lagi kalau ekskul di sekolah ngadain acara khusus. Sibuk teruuus….! Kapan sempat ‘jalan’ sama cowok?
>. Efeknya : Urusan cowok sering kelupaan. Memang sih, bagus banget punya seabrek kegiatan dan nggak membiarkan waktu luang terbuang percuma, tapi waktu buat ‘senang-senang’ juga harus tetap ada, dong.
>. Triknya : Relakan mencuri sedikit waktu disela-sela aktivitas kita itu untuk mengenal cowok yang lagi kita suka. Nggak mesti nunggu, kita juga boleh kok ngedeketin duluan. Siapa tahu, ternyata doi juga sudah lama tertarik sama kita tapi malu buat bilang duluan, nah..,

*. Giovanni D. Jooekng

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: