Ekonomi Buku Ringkasan – 2

BIAYA PRODUKSI

A. Pengertian & penggolongan biaya

* Biaya : Seluruh sumber daya yang digunakan untuk menghasilkan dan memperoleh barang/jasa.

a. Konsumen perlu mengetahui biaya berkaitan dengan manfaat/benefit.
Konsumen mengeluarkan dana untuk membeli hasil produksi (untuk mendapatkan kepuasan) dan membayar pajak.

b. Produsen perlu mengetahui biaya berkaitan dengan “r”. Produsen mengeluarkan dana untuk membeli faktor produksi & membayar pajak kepada pemerintah.

c. Pemerintah perlu mengetahui biaya untuk program pembangunan (kesejahteraan masyarakat).

d. LN : perlu mengetahui biaya untuk kegiatan export-import

e. Biaya dibagi dua, yaitu; internal cost yang didalamnya terdapat biaya implisit & eksplisit. Dan external cost

f. Biaya produksi meliputi biaya produksi jangka panjang & jangka pendek.

> Biaya Internal = biaya yang dikeluarkan dalam kegiatan proses produksi komoditi.
Contoh : 

biaya produksi sepatu ; kulit, lem, pewarna dsb.

> Biaya Eksternal : adalah biaya yang ditanggung oleh masyarakat secara tidak langsung akibat proses produksi.
Contoh :
– rusaknya lingkungan akibat polusi
– limbah pabrik/bau
– lumpur lapindo

> Biaya Implisit : biaya yang digunakan untuk memperoleh faktor2 produksi untuk menghasilkan komoditi.
Contoh : biaya bahan baku, tenaker, FOH.

> Biaya Eksplisit : biaya yang dikeluarkan individu/perusahaan akibat hilangnya kesempatan memperoleh keuntungan yang seharusnya diterima.
Contoh: Seorang karyawan dengan gaji 1,5 juta memutuskan untuk berhenti & mendirikan perusahaan. Sebagai modal awal dia mengambil tabungan dibank 100juta dengan bunga 10%. Keuntungan perusahaan 20juta pertahun.
Maka analisanya adalah bila tetap bekerja
Gaji = 1,5 juta x 12 = 18juta
Bunga = 100juta x 10% = 10juta ;bila dijumlah 28juta.

Bila mendirikan perusahaan
Laba = 20juta

kesimpulannya, mantan karyawan tersebut rugi sebesar 8juta (8juta ini disebut biaya eksplisit).

> Biaya produksi jangka pendek : dalam berproduksi, salah satu input bersifat tetap, sedangkan yang lain bersifat variabel.

> Biaya produksi jangka panjang : dalam menghasilkan output, semua input bersifat variabel.

BIAYA PRODUKSI JANGKA PENDEK

Fixed cost : biaya tetap
Variabel cost : biaya variabel
Total cost : biaya total

> Biaya tetap : seluruh biaya untuk memperoleh faktor produksi yang sifatnya tetap (tidak berubah meskipun output yang dihasilkan berubah. (mendirikan bangunan, membeli tanah & mesin, membeli kendaraan)

> Biaya variabel : biaya untuk proses produksi yang besarnya berubah-ubah sesuai dengan jumlah produksi. Semakin banyak jumlah produksi, semakin banyak biaya variabel (bahan baku, Foh, tenaker).

> Total biaya : keseluruhan biaya yang dikeluarkan dalam proses produksi. TC = FC + VC.

> Biaya rata-rata (average cost : AC) : Jumlah biaya yang dikeluarkan dibagi dengan jumlah barang/jasa yang dihasilkan.
AC = TC/Q
AFC = FC/Q
AVC = VC/Q

> Biaya Marginal (marginal cost : MC) : Perubahan jumlah biaya yang dikeluarkan akibat perubahan satu unit barang yang dihasilkan.
MC = deltaTC/ deltaQ

Kurva Biaya rata-rata jangka panjang (long term average cost = LTAC)
= biaya produksi perunit minimum pada setiap jumlah produksi untuk setiap skala produksi.

Kurva LTAC menyinggung semua kurva rata-rata biaya jangka pendek (short term average cost = STAC), STAC menggambarkan semua alternatif skala produksi.
1. Apabila jumlah produk = Qo maka skala produksi perusahaan = STACo dengan AC = ACo (titik A)
2. Bila jumlah produk = Q1 maka skala produksi perusahaan = STAC1 dengan AC = AC1 (titik B)
3. Bila jumlah produk = Q2 maka skala produksi perusahaan = STAC2 dengan AC = AC2 (titik C)

Pengangguran

1. Friksioner = adanya krisis sementara/pengangguran sementara & muncul karena ada keinginan untuk mencari pekerjaan yang lebih baik.
2. Voluntary = orang yang tidak mau bekerja pada upah tertentu
3. Sukarela = pengangguran yang sudah jadi keinginan karena ada penghasilan yang lebih baik.
4. Siklis = muncul karena krisis ekonomi
5. Terbuka = orang yang tidak bekerja/sedang mencari pekerjaan
6. Terselubung = seseorang tampaknya bekerja tapi kemampuan menghasilkannya kecil.
7. Deflasioner = muncul karena penawaran tenaga kerja lebih besar daripada penerimaannya.
8. Struktural = akibat perubahan struktur ekonomi.
9. Musiman = karena faktor musim.
10. Teknologi = akibat penggantian tenaga kerja oleh mesin.
11. Setengah menganggur/unemployment = orang yang bekerja tetapi belum dimanfaatkan secara penuh.

Harga pasar = harga faktor + PTL (pjkt’lngsng)-subsidi
Harga faktor = harga pasar-PTL+Subsidi

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: